Parung, 23 Juli 2026 – SMP Sahabat Alam mengawali pembelajaran Pendidikan Lingkungan Hidup (PLH) untuk siswa kelas VII pada Kamis, 23 Juli 2026. Pertemuan pertama ini menjadi langkah awal untuk mengenalkan pentingnya menjaga dan melestarikan lingkungan sebagai bagian dari pembentukan karakter peserta didik.
Kegiatan diawali dengan sesi pengenalan mata pelajaran PLH, meliputi tujuan pembelajaran, ruang lingkup materi, serta pentingnya peran setiap individu dalam menjaga kelestarian lingkungan. Siswa diajak memahami bahwa kepedulian terhadap alam tidak hanya dipelajari secara teori, tetapi juga harus diwujudkan melalui kebiasaan sehari-hari.
Setelah mendapatkan pengantar materi, siswa melaksanakan kegiatan pengamatan lingkungan di sekitar sekolah. Mereka mengamati berbagai kondisi lingkungan, seperti kebersihan area sekolah, keberadaan tanaman, pengelolaan sampah, serta berbagai potensi yang dapat dikembangkan untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih hijau, bersih, dan nyaman.
Melalui kegiatan observasi ini, siswa belajar mengidentifikasi kondisi lingkungan secara langsung sekaligus melatih kemampuan berpikir kritis dalam menemukan berbagai permasalahan dan solusi sederhana yang dapat dilakukan bersama. Pembelajaran di luar kelas juga memberikan pengalaman belajar yang lebih menyenangkan karena siswa dapat berinteraksi langsung dengan alam.
Kegiatan ini sejalan dengan karakter pembelajaran di SMP Sahabat Alam yang mengedepankan pengalaman nyata (experiential learning), sehingga peserta didik tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga menumbuhkan rasa tanggung jawab terhadap lingkungan sekitar.
Diharapkan melalui mata pelajaran Pendidikan Lingkungan Hidup, siswa kelas VII dapat membangun kesadaran ekologis sejak dini, memiliki kepedulian terhadap alam, serta mampu menjadi generasi yang berperan aktif dalam menjaga kelestarian lingkungan demi masa depan yang lebih baik.
“Dari alam kita belajar, bersama alam kita bertumbuh, dan untuk alam kita berkarya.”